* Publikasi
Salah satu yang penting dalam membangun merek adalah publikasi (ingat ada buku berjudul The fall of advertising and the raise of PR). Perlu Anda renungkan sesaat, berapa persen dari seluruh keputusan yang Anda ambil merupakan hasil rekomendasi dari orang yang Anda percaya? Itulah kekuatan dari gethok tular atau word of mouth yang merepakan salah satu bentuk publikasi yang terkuat.
* Distribusi
Produsen tentu ingin produknya mencakup seluruh outlet yang ada di Indonesia, sehingga distribusi mereka merata dan mudah diperoleh konsumen. Lihat bagaimana kasus teh botol sosro dan Aqua meratakan produk dari modern outlet sampai menjaja dipinggir jalan. Langkah strategis meratakan pasar menjadi bagian dari pilihan dan prioritas produsen sesuai dengan kemampuan produksi dan finansial.
Kesempatan bagi pebisnis untuk melirik ke bisnis juice buah karena potensi yang menarik. Pilihan dapat diambil salah satunya adalah membeli produsen juice buah yang telah ada dipasar karena pemilik lama pasti sudah melewati fase penetrasi yang melelahkan dan berisiko gagal. Ingat setiap fase dari siklus bisnis pasti ada tantangan dan benefit yang diperoleh termasuk ingetangible assets (goodwill) yang sudah terbentuk selama perjalanan bisnisnya.
Untuk awal modal yang dibutuhkan Rp.3 jutaan. Mengapa di kelompokkan dalam modal Rp.3 jutan? Karena untuk bisnis ini bisa dimulai dari depan rumah Anda sendiri atau kios di pasar dengan konsumen di sekitar tempat Anda. Cukup hanya menyediakan tempat, Kursi dan Meja sesuai dengan luas tempat dan alat sederhana untuk membuat jus.
Bisa juga target konsumen Anda adalah karyawan di perusahaan besar dengan harga Rp 3000 - Rp. 10.000 pergelasnya. Tentunya Anda harus menyediakan grobak untuk membawa semua produk Anda.
Setelah modal Anda sudah banyak, maka Anda bisa memulai bisnis sebagai pemasok buah segar ke hotel, restoran atau pabrik pembuat jus dan tidak tertutup kemungkinan Anda bisa membuat perusahaan dan menciptakan merek dagang Anda sendiri yang bisa bersaing di pasar.
Menjadi pengusaha tidak harus bermodal besar, tetapi bisa dimulai dengan modal kecil dari tabungan Anda. Dan ingat Anda harus cerdik dalam mengelola keuangan bisnis Anda.
(sumber : Fery Hartono, Direktur Business Broker Service)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 comments:
Post a Comment